14 Mei 2009

Indonesianisme = ( Orang Indonesia ) kah Aku..?

Jiwa Nasionalisme saat ini wajib dipertanyakan, seiring dengan perkembangan era Globalisasi yang sangat-sangat plural, budaya yang diterima oleh kita khususnya para remaja dan Anak-anak di masa ini sangatlah memprihatinkan dan bukan tidak mungkin 10 sampai dengan 20 tahun mendatang anak anak kita tak kenal lagi pahlawannya, tak kenal lagi lagu kebangsaannya, tak kenal lagi warna bendera sendiri bahkan yang sangat memilukan mungkin tak kenal lagi dengan pakaiannya sendiri..

Enam puluh tiga tahun sejak diploklamirkan kemerdekaan Indonesia tahun 1945, dan Seratus tahun Kebangkitan Nasional Indonesia 1908, Apa yang terjadi dengan bangsa yang kita cintai ini, Carut Marut Pasca Reformasi belum bisa kita atasi dengan cara seksama, kesenjangan sosial semakin memprihatinkan, kemiskinan semakin meningkat, khusunya kemiskinan moral semakin tinggi, Apakah ini yang dinamakan Era Globalisasi, apakah ini hasil kemerdekaan Indonesia ?

Apakah ini yang diinginkan oleh para pahlawan dan para pendahulu kita ? tentu saja tidak !!, Indonesia Negeri yang besar, Indonesia negeri yang beradap, Indonesia Negeri yang Kaya dengan segala macam kekayaannya, baik dari kebudayaan, adat-istiadat, sumber daya alam yang melimpah ruah yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dimana rasa nasionalisme yang pernah dicetuskan oleh para pendiri bangsa ini ditahun 1908, jangan sampai luntur hanya karena Hedonisme yang berkembang, peralihan budaya yang memaksa kita lupa akan budaya sendiri, bahkan lupa akan pakaian sendiri.

Jiwa Nasionalisme Rakyat Indonesia saya yakin masih kuat tertanam di dalam hati setiap insan Indonesia, yang sewaktu waktu timbul dengan segenap jiwa dan raga untuk mencintai Bangsa Indonesia.

30 April 2009

Jiwa Nasionalisme

Enam puluh empat tahun sejak diploklamirkan kemerdekaan Indonesia tahun 1945, dan Seratus tahun Kebangkitan Nasional Indonesia 1908, Apa yang terjadi dengan bangsa yang kita cintai ini, Carut Marut Pasca Reformasi belum bisa kita atasi dengan cara seksama, kesenjangan sosial semakin memprihatinkan, kemiskinan semakin meningkat, khusunya kemiskinan moral semakin tinggi, Apakah ini yang dinamakan Era Globalisasi, apakah ini hasil kemerdekaan Indonesia ?, Apakah ini yang diinginkan oleh para pahlawan dan para pendahulu kita ? tentu saja tidak !!, Indonesia Negeri yang besar, Indonesia negeri yang beradap, Indonesia Negeri yang Kaya dengan segala macam kekayaannya, baik dari kebudayaan, adat-istiadat, sumber daya alam yang melimpah ruah yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dimana rasa nasionalisme yang pernah dicetuskan oleh para pendiri bangsa ini ditahun 1908, jangan sampai luntur hanya karena Hedonisme yang berkembang, peralihan budaya yang memaksa kita lupa akan budaya sendiri, bahkan lupa akan pakaian sendiri, Jiwa Nasionalisme Rakyat Indonesia saya yakin masih kuat tertanam di dalam hati setiap insan Indonesia, yang sewaktu waktu timbul dengan segenap jiwa dan raga untuk mencintai Bangsa Indonesia.

Wind of Change: World is Indonesia

Wind of Change: World is Indonesia

Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR ) Ku....

Untukmu yang duduk sambil diskusi...., untukmu yang biasa bersafari disana..., digedung DPR…, Konon DPR kumpulan orang-orang hebat... bukan kumpulan orang-orang dekat, apalagi….sanak-famili…, dipundak dan lidahmu kami berharap..., jungjung bangsa dan negeri ini, demi keutuhan dan kesejahteraan rakyat…karena DPR kepanjangan tangan rakyat, tidak ada anggota jika tak ada rakyat, tak ada mereka jika tak ada rakyat, jadi teruslah baw aspirasi rakyat dengan semangat dan jiwa nasionalisme yang tinggi…, wakil rakyat seharusnya merakyat.., jangan tidur waktu tidur tentang rakyat…, wakil rakyat bukan paduan suara…

Semoga Anggota legislatif periode 2009 - 2014 dapat membawa amanat rakyat Indonesia yang sangat merindukan peran serta Anggota yang terhormat (Anggota DPR-RI) dalam mengatasi berbagai masalah negeri, khususnya : Kemiskinan, Penganguran, meningkatkan Ekonomi Rakyat terutama di sektor Pertanian dan Perikanan yang menjadi tulang punggung perekonomian Rakyat Indonesia.

Buktikan Janji mu para wakil rakyat...!!
Kobarkan semangatmu untuk Negeri tercinta...
Sumbangkan Darma Baktimu...untuk Bumi pertiwi.....
rakyat indonesia memberikan Amanat padamu....


09 Maret 2009

Bhineka Tunggal Ika

Bhineka Tunggal Ika.....(Berbeda-beda tetapi tetap satu jua). Masihkah kata itu terpatri dalam diri setiap individu rakyat Indonesia..?, masihkah semboyan itu berpetuah terhadap bangsa kita..? Ingat lah saudara-saudaraku sebangsa dan tanah air, Negeri ini dibangun dengan berbagai perbedaan yang ada, sejarah membuktikannya, sejarah melegendakannya, dari sabang sampai Meuroke, Bahasa, Budaya, Agama, Adat istiadat, yang menjadi perbedaan bangsa kita dapat disatukan oleh para pendiri bangsa...dengan semangat persatuan dan kesatuan dan perjuangan yang hanya menginginkan satu tujuan...MERDEKA...., telah membuktikan bahwa rakyat Indonesia hanya dengan bersatu dapat melawan pendudukan Penjajah yang selalu menyengsarakan rakyat, demi kepentingan bangsanya. Para pendiri Bangsa ini berjuang dari jaman Kerajaan Majapahit dengan Patihnya yang sangat terkenal Gajahmada yang bercita-cita menyatukan Nusantara dan para Pahlawan kita baik yang di kenal maupun yang tidak dikenal hanya mempunyai satu tujuan..yaitu Menyatukan Bangsa Indonesia dan Merdeka....tiada kata lain yang mereka serukan selain MERDEKA..., MERDEKA..., MERDEKA..., dan setelah memploklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945 atas berkat rahmat Tuhan yang Maha Esa dan dengan didorong keinginan yang luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka disusunlah suatu dasar negara yang sangat mengikat dan gambaran Rakyat Indonesia yang begitu pluralisme....bayangkan betapa sulitnya bangsa ini terbentuk dan dapat menyatukan kita semua.....satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Bahasa INDONESIA...tidak ada kata lain selain itu...jadi dimanapun kita berada dari Sabang sampai Merouke..kita adalah satu ...INDONESIA...dengan itu niscaya tak ada lagi perseteruan antara ras, suku, agama, budaya...tetapi kenapa belakangan ini perbedaan itu mulai di ungkit-ungkit dan dijadikan suatu hal yang menjadi dasar pertikaian dan permusuhan yang jelas-jelas itu lah sumber permasalahan yang dapat membuat kita terkotak-kotak, ditambah kebudayaan barat yang masuk lewat media yang tidak bisa dibendyng lagi...baik media Televisi maupun media Internet yang terasa Dunia ini semakin dekat tanpa memperhatikan adat dan budaya dimana kita berada semuanya hantam kromong. penjajahan yang sudah memperlunak bentuknya menjadi penjajahan budaya dan gaya hidup ..sehingga eksistensi moral kita terhadap bangsa luntur bahkan tidak ada lagi ...ini didukung oleh kurang siapnya kita menghadapi era globalisasi yang jelas-jelas sangat menguntungkan bangsa barat....Dimanakah Burung Garudaku....dimanakah Semboyang Bangsaku..yang sangat sakti itu..kemana..? kemana...??

20 Januari 2009

World is Indonesia

Indonesia merupakan miniatur dari Dunia, mengapa saya katakan Demikian..?
Karena di Indonesia terdapat bermacam keanekaragaman dan Demokrasi Indonesia dapat dijadikan contoh peradaban umat manusia di dunia. Dengan terdapatnya 5 Agama di Indonesia, Indonesia dapat saling hormat menghormati, tepo selira, dan bertenggang rasa terhadap perbedaan tersebut, belahan dunia mana yang bisa seperti itu, ditambah ratusan bahasa, dan adat istiadat yang terkandung didalamnya, bersyukurlah kita sebagai Rakyat Indonesia dengan tanahnya yang subur dan berlimpah sumber yang terdapat didalamnya. Hanya saja kita belum dapat me-manajemen kekayaan yang kita miliki, Sumber Daya Alam yang melimpah tidak didukung oleh Sumber Daya Manusia yang mumpuni, akhirnya kita hanya dibodohi dan dibodohi oleh para Superior yang kuat dan berpengaruh....
Andai SDM kita sejalan dengan eksplorasi SDA kita dan didukung Pertanian yang Tangguh, Saya yakin dan optimis, Indonesia akan diperhitungkan di Asia bahkan di Dunia.